Pilpres 2024
Masuk 'Kandang Banteng', Anies Sebut Jateng Bukan Lahan Tandus, Apa Maksudnya?
Bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, menyebut Jateng bukan lahan tandus. Apa maksudnya?
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, BANYUMAS - Bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, menyebut Jateng bukan lahan tandus. Apa maksudnya?
1.300 kader Partai Nasdem berkumpul dalam Jambore DPW Jawa Tengah dalam rangka konsolidasi di Bumi Perkemahan, Baturraden, Senin (21/8/2023).
Hadir dalam acara tersebut adalah bakal calon presiden (Capres) dari Partai Nasdem, Anies Baswedan.
Dalam orasinya Anies mengungkapkan bila jambore identik dengan kemah dan kesiapsiagaan.
Dalam hal ini, terutama kesiapsiagaan Nasdem dalam mengamankan suara di Jawa Tengah.
Anies menyatakan, jangan mau dikunci dengan mitos.
Diketahui, selama ini Jateng selalu disebut sebagai 'kandang banteng' atau kantong suara PDIP.
Sebab, katanya, Jateng bukan lahan tandus, tapi lahan subur kemenangan Nasdem.
"Inilah bukan kandang salah satu, ini kandang kita semua," ucapnya dalam menyampaikan orasi di hadapan sejumlah bacaleg Nasdem.
Pada kesempatan tersebut Anies memberikan pembekalan kepada para baceleg Nasdem Jateng terutama dalam hal apa saja yang mesti dibenahi.
"Apakah kita ingin pupuk sulit, maka harus ada perubahan, perubahan ini adalah yang terkait hajat hidup orang banyak."
"Termasuk lapangan perubahan," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Sementara itu, kader Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto, mengatakan dalam sambutannya ketum mensyaratkan Nasdem setidaknya dapat menempati posisi nomer dua tingkat nasional.
"Perolehan suara dengan perolehan 104 kursi DPR RI di 84 daerah pemilihan."
"Dengan target adalah minimal satu dapil satu kader," katanya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/anies-baswedan-jambore-nasdem.jpg)