Desmond J Mahesa Meninggal

KABAR DUKA: Politisi Gerindra Eks Aktivis '98 Desmond J Mahesa Meninggal Dunia

Desmond J Mahesa, eks aktivis '98 yang menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, meninggal dunia, Sabtu pagi.

|
Instagram @desmondjunaidimahesa
Politisi Gerindra, Desmond Mahesa, Wakil Ketua Komisi III DPR RI (2019-2024). 

TRIBUNMURIA.COM, JAKARTA - Kabar duka datang dari Partai Gerindra, besutan Prabowo Subianto.

Petinggi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Desmond J Mahesa, dikabarkan meninggal dunia, pada Sabtu (24/6/2023).

Mantan aktivis '98 dan korban penculikan jelang Reformasi itu merupakan politikus Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Jenazah Desmond J Mahesa Wakil, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, bakal disemayamkan di rumah duka Jalan Saco 1 Nomor 1 RT 1/RW 4, Ragunan, Jakarta Selatan.

“Iya benar,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman dikonfirmasi wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyakit yang diderita Desmond.

Diketahui, Desmond lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 12 Desember 1965.

Sebelum bergabung ke dunia politik, ia merupakan salah satu aktivis 1998.

Ia menjadi korban penculikan pada periode itu.

Ia juga dikenal sebagai politisi yang cukup vokal menyampaikan berbagai pendapat.

Salah satunya, ketika ia mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) DPR RI terkait transaksi janggal Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Profil dan sosok Desmond J Mahesa

Suasana akrab tampak pada pertemuan (kiri ke kanan) Desmond J Mahesa, korban penculikan selama lebih dari dua bulan, dengan Tim Pencari Fakta(TPF) ABRI yang terdiri dari empat mayor jenderal, yakni Komandan Pusat Polisi Militer Mayjen TNI Syamsu, Mayjen TNI Andi M Ghalib, Mayjen (Pol) Marwan Paris, dan Laksda Berty Ekel (tidak tampak dalam foto), Senin (25/5/1998), di YLBHI, Jakarta.
Suasana akrab tampak pada pertemuan (kiri ke kanan) Desmond J Mahesa, korban penculikan selama lebih dari dua bulan, dengan Tim Pencari Fakta(TPF) ABRI yang terdiri dari empat mayor jenderal, yakni Komandan Pusat Polisi Militer Mayjen TNI Syamsu, Mayjen TNI Andi M Ghalib, Mayjen (Pol) Marwan Paris, dan Laksda Berty Ekel (tidak tampak dalam foto), Senin (25/5/1998), di YLBHI, Jakarta. (Kompas/Eddy Hasby)

Selama hidupnya, Desmond menorehkan banyak kisah.

Sebelum terjun ke politik, dia merupakan seorang aktivis.

Desmond bahkan pernah menjadi salah satu korban penculikan akitvis pro demokrasi pada tahun 1998.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved