Jumat, 22 Mei 2026

Haji 2023

Alasan Gen Z di Kota Semarang Naik Haji di Usia Muda, Ternyata Ini

Muhammad Akhdan Rahmani (25) warga Kota Semarang berkesempatan ke tanah suci bersama kedua orangtuanya di tahun ini.

Tayang:
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Muhammad Olies
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Ilustrasi ibadah haji 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG -  Muhammad Akhdan Rahmani (25) warga Kota Semarang berkesempatan ke tanah suci bersama kedua orangtuanya di tahun ini.

Mereka akan berangkat menuju Mekah dan Madinah pada 22 Juni mendatang. 

Menurut Akhdan Rahmani, menunaikan ibadah haji di usia muda adalah keberkahan.

Oleh karena itu, Akhdan Rahmani yang tergolong Gen Z ini mengaku bahagia bisa berhaji pada usia muda. 

"Ada keuntungan tersendiri saat haji usia muda sebab masih memiliki fisik lebih kuat," katanya kepada Tribun di lokasi manasik haji Firdaus Fatimah Zahra, Gunungpati, Kota Semarang.

Baca juga: Haji Ramah Lansia dan Difabel Prioritas Asrama Haji Donohudan, Pekan Depan Mulai Beroperasi

Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Calon Jemaah Haji Demak Meninggal 5 Jam setelah Tiba di Madinah, Ini Identitasnya

Ia mengaku, sudah didaftarkan berangkat haji oleh orangtuanya sejak awal tahun 2015 dengan paket haji Plus.

Sebenarnya pada tahun 2020 sudah mendapatkan jatah berangkat tetapi diundur lantaran pandemi Covid-19.

"Tahun ini bisa berangkat bareng orangtua sehingga bisa sekalian menjaga mereka," terangnya.

Menurutnya, tak ada beban naik haji di usia muda sebaliknya naik haji di usia muda merupakan kenikmatan. 

Teman sebayanya juga banyak yang mendukung. 

Bahkan, naik haji pertamanya itu rencananya bukan yang terakhir.

"Nanti setelah menikah  dan berumah tangga mau naik haji kembali," ucap pria yang akrab disapa Dhani itu.

CEO Firdaus Fatimah Zahra, Mochamad Rifky Azady menjelaskan, tahun ini memberangkatkan sebanyak 294 jemaah calon haji (calhaj) ke tanah suci.

"Berangkat 22 Juni 2023. Sekarang masih dalam proses pengurusan visa yang selesai dalam beberapa hari ini," terangnya.

Sebelum berangkat ke tanah suci, pihaknya melatih  para calhaj sebanyak lima kali manasik terdiri tiga kali teori dan sisanya praktik mulai dari proses tawaf, sai, lempar jumroh, dan lainnya. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved