Berita Jateng
Berawal dari Kepepet, Astuti Warga Sukoharjo Sukses Usaha Cemilan Citos Tahu
Ekonomi Sri Puji Astuti terpuruk setelah pandemi Covid 19. Ia pun berkreasi mengolah tahu jadi cemilan enak.
Penulis: Khoirul Muzaki | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, SUKOHARJO - Kondisi yang sulit dan kepepet seringkali membuat seorang bisa berpikir kreatif.
Kreativitas itu belum tentu tercipta ketika seorang berada dalam zona nyaman.
Ini pula yang dirasakan Sri Puji Astuti, pengusaha Chetos Tahu asal Desa Mranggen Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.
Ekonominya sempat terpuruk setelah pandemi Covid 19 menghantam Indonesia.
Usahanya di bidang catering tak jalan karena pertemuan massal dilarang.
Baca juga: Gencarkan Sosialisasi, KPU Kota Salatiga Kenalkan Maskot Pemilu 2024
Tak ada yang memesan snack atau makanan dalam jumlah besar.
Namun Puji enggan menyerah dengan keadaan. Ia mencoba berpikir keras usaha apa yang tetap bisa bertahan di tengah badai pandemi.
Hingga ia menemukan ide membuat Chetos tahu dari media sosial.
Ia menilai, tahu menjadi makanan rakyat yang disukai rata-rata masyarakat.
Jika diolah atau dimodifikasi menjadi camilan, tentunya makanan itu akan banyak penggemarnya.
"Saya sendiri gemar makan tahu," kata produsen dengan brand Mama Endut Snack itu, Senin (19/12/2022)
Bahan utama produk camilan ini tentunya tahu yang mudah didapatkan di manapun.
Selain tahu, bahan lain yang digunakan antara lain tepung maisena.
Benar saja, produk Chetos tahunya disukai pelanggan. Pesanan demi pesanan berdatangan. Dari awalnya coba-coba, Puji memutuskan menekui usaha itu. Ia memperbesar kapasitas produksi seiring meningkatnya permintaan.
"Alhamdulilah banyak diminati orang, " katanya.
Baca juga: Jalan Ngawen-Todanan Blora akan Dibangun Tahun 2023, Anggaran Rp8 Miliar Disiapkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/SNACK-1912.jpg)