Berita Jateng

Peserta Borobudur Marathon 2022 Ditantang Pecahkan Rekor Lari Eduardus Nabunome

Rekor atlet marathon legendaris asal NTT, almarhum Eduardus Nabunome tersebut masih bertahan selama 29 tahun, dan belum terpecahkan hingga kini.

TRIBUNMURIA.COM/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo saat hadir dalam jumpa pers jelang berlangsungnya Borobudur Marathon 2022 di Grand Artos Magelang, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sosok atlet legendaris asal Nusa Tenggara Timur (NTT), almarhum Eduardus Nabunome merupakan atlet lari marathon yang saat ini rekor larinya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIII/1993 silam belum terpecahkan hingga saat ini.

Edu memiliki catatan personal best (PB) kategori marathon (42 km) dengan torehan 2 jam 19 menit 18 detik yang ia catatkan di ajang PON 1993 silam. 

Rekor tersebut masih bertahan selama 29 tahun, dan belum terpecahkan sampai saat ini.

Momentum memecahkan rekor Edu terbuka lewat event race Borobudur Marathon 2022 yang kembali digelar Kompleks Taman Lumbini, Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada 12 dan 13 November 2022.

Baca juga: Usung Tiga Kategori Lomba, Borobudur Marathon 2022 Bakal Diikuti Ribuan Pelari

Borobudur Marathon 2022 memperlombakan tiga kategori sekaligus yaitu Bank Jateng Tilik Candi (setengah maraton) yang diikuti 4.552 peserta, kemudian Bank Jateng Young Talent (10 kilometer), dan 37 atlet yang akan berlaga dalam kompetisi maraton Elite Race.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo mengatakan, satu hal yang jadi faktor rekor Eduardus Nabunome belum terpecahkan adalah karena pembinaan yang belum maksimal.

Borobudur Marathon 2022 bisa jadi momentum untuk menjawab sejauh mana pembinaan lari marathon saat ini.

"Event lari ada dimana-mana, banyak di setiap kota selalu ada lari, antusiasnya banyak. Tapi kalau kemudian kita berbicara prestasi, rekornya Edu, tidak bisa tercapai. Ini pertanyaan buat kita semua. Ada pelari-pelari baru belum mencapai itu," terang Budiman dalam jumpa pers di Magelang, Jumat (11/11/2022).

"Saya pernah bercakap-cakap dengan Edu. Kenapa rekor Anda belum terpecahkan?, dia katakan masalah pembinaan. Butuh motivasi yang kuat untuk menciptakan pelari-pelari handal, kemudian disiplin. Dibutuhkan determinasi yang luar biasa," jelasnya.

Dia menambahkan, event lari Marathon masih memiliki potensi yang luas untuk dikembangkan sebagai wadah pembinaan atlet.

"Bagaimana selain menciptakan race yang berkualitas, syukur-syukur bisa dilaksanakan secara series di berbagai kota. Itu akan menjadi sebuah kompetisi yang lebih baik. Yang kedua adalah bagaimana pembinaan usia muda," katanya.

"Mengapa rekornya Edu dari tahun 1993 tidak pernah terpecahkan sampai sekarang dan itu tanggung jawab kita bersama," ungkap Budiman.

Borobudur Marathon 2022 juga memperlombakan lari Marathon kategori Bank Jateng Young Talent.

Bank Jateng Young Talent yang merupakan kompetisi lari dengan jarak 10 kilometer akan start pada 05.30 WIB. Ajang ini diharapkan menjadi wadah bagi talenta muda berusia 15–18 tahun untuk mengukur dan mengasah kemampuan mereka.

Halaman
12
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved