Minggu, 14 Juni 2026

Berita Jateng

Museum Semedo Resmi Dibuka Untuk Umum, Gratis!

Museum Situs Semedo untuk melestarikan manusia purba resmi soft launching setelah tertunda selama dua tahun karena pandemi.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal, Umi Azizah (kerudung biru), saat mengelilingi koleksi peninggalan purbakala ataupun benda-benda yang ada di dalam Museum Situs Semedo setelah melaksanakan soft launching. Adapun Museum Situs Semedo berlokasi di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (12/10/2022). 

Sehingga bagi siapapun yang ingin berkunjung ke Museum Situs Semedo, maka harus reservasi atau konfirmasi ke pengelola, untuk nantinya dilakukan pengaturan kunjungan. 

"Jam operasional Museum Situs Semedo, dibuka mulai pukul 08.30 WIB - 16.00 WIB dan buka setiap hari kecuali hari Senin," ujarnya.

Masih di lokasi yang sama, Bupati Tegal, Umi Azizah, mengungkapkan bahwa dilaunching nya Museum Situs Semedo ini sudah lama ditunggu dan dinantikan, baik oleh Pemkab Tegal maupun masyarakat Kabupaten Tegal, khususnya warga Desa Semedo.

Sehingga disini, Umi mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kemdikbudristek dan unsur terkait lainnya yang sudah melaksanakan soft launching ini.

"Launchingnya Museum Situs Semedo sudah lama dinantikan, terutama bagi warga Desa Semedo yang sudah sangat menanti. Karena keberadaan museum ini, tentunya akan berdampak positif bagi kemakmuran masyarakat yang bisa memanfaatkan untuk perputaran ekonomi," ungkap Umi.

Baca juga: Museum Jenang Mubarok Kudus Raih Rekor Muri: Museum Jenang Pertama, Hilmy Ceritakan Prosesnya

Tidak lupa, orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini, juga mengajak semua masyarakat Kabupaten Tegal, terutama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang memiliki banyak lembaga mulai pra sekolah sampai SMP, untuk memanfaatkan Museum Situs Semedo sebagai media belajar, disamping sarana rekreasi.

Umi, juga mengajak seluruh warga Semedo bisa menjaga kelestarian lingkungan hidup, menghijaukan kawasan hutan, menata kampungnya untuk menciptakan desa sadar wisata. 

"Saya titip pesan untuk warga Semedo, supaya menata kampung ini bisa dengan penghijauan menggunakan pohon peneduh, membuat taman bunga di depan rumah, menjaga rumah-rumah kayunya sebagai keunikan atau kekhasan Semedo, hingga menjaga kebersihannya," pesan Umi.

Sedangkan ditanya mengenai pengelolaan, Umi menuturkan jika sementara ditangani oleh pemerintah pusat.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Fakih, menambahkan karena Museum Situs Semedo dijadikan sebagai tempat wisata, maka harus memperhatikan tiga syarat yang harus dipenuhi. 

Pertama, amenitas yang kaitannya mengenai edukasi masyarakat sekitar Museum Situs Semedo. 

Edukasi disini, bagaimana supaya masyarakat paham Museum Semedo itu apa, fungsinya apa, kenapa penting, dan lain-lain. 

Selain itu, mengantisipasi ada pengunjung yang mungkin datang dari jauh dan sampai berhari-hari, maka perlu adanya pembinaan pemanfaatan rumah warga menjadi homestay, penginapan, atau sejenisnya. 

Baca juga: UIN Saizu Purbalingga Bangun Lima Gedung Berkonsep Rekreasi Edukatif

Kedua, Aksesibilitas kaitannya mengenai akses jalan yang perlu diperhatikan. 

Apakah jalanan rusak atau sudah mulus, mudah dijangkau atau tidak, akses dari jalan tol bagaimana, dan lain sebagainya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved