Senin, 1 Juni 2026

Bisnis dan Keuangan

Ganjar Luncurkan Kredit Lapak Bank Jateng bagi Pedagang Pasar Tradisional, Bunga Ringan 2 Persen

Pascakenaikan harga BBM, Ganjar Pranowo dan Bank Jateng luncurkan program Kredit Lapak untuk pedagang pasar tradisional, dengan bunga ringan 2 persen

Tayang:
Penulis: Hermawan Handaka | Editor: Yayan Isro Roziki
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meninjau lapak pedagang kecil, di sela-sela peluncuran 'Kredit Lapak', program kredit murah dari Bank Jateng untuk para pedagang pasar tradisional. Program 'Kredit Lapak' diluncurkan di Bank Jateng Cabang Surakarta, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, SOLO - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Bank Jateng kembali meluncurkan kemudahan kredit untuk usaha mikro dan kecil, khususnya pedagang kecil di pasar tradisional, di Jawa Tengah.

Kemudahan kredit untuk pedagang kecil di pasar tradisional itu berupa 'Kredit Lapak' dengan bunga 2 persen.

Program 'Kredit Lapak' ini diluncurkan untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil, pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi.

"Masih dalam merespons kenaikan BBM, Bank Jateng meresponsnya untuk usaha kecil menengah. Salah satunya Kredit Lapak."

"Mudah, murah, terimanya utuh, dan suku bunganya cuma 2 persen," kata Ganjar usai launching Kredit Mitra Jateng 25 dan Kredit Lapak di halaman Bank Jateng Cabang Surakarta, Jumat (9/9/2022).

Ganjar menjelaskan, sebelumnya pemerintah dan Bank Jateng juga sudah menginisiasi Kredit Mitra Jateng 25.

Plafon maksimalnya Rp25 juta. Untuk menyikapi kenaikan BBM ini, bunga pinjaman yang semula 7 persen, diubah dan diturunkan menjadi hanya 3 persen.

"Itu betul-betul untuk UKM saja, termasuk mereka-mereka yang sudah bekerja, mohon maaf di pasar, seperti tadi kita lihat produk mereka ada jamu, ada sembako, ada gorengan dan macam-macam yang Insyaallah ini akan membantu mereka di tengah situasi yang sulit," katanya.

Langkah memberikan kredit mudah dan murah tersebut mendapat apresiasi dari Ganjar Pranowo.

Khususnya di tengah kondisi sulit dan bertepatan dengan kenaikan harga BBM awal September 2022 lalu.

Bantuan itu diharapkan dapat menyelesaikan terkait masalah akses permodalan.

"Kami mengapresiasi karena dalam situasi yang sulit ini ikut berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan itu sehingga masyarakat dalam akses permodalan dimudahkan, digampangkan, dan relatif bunganya sangat rendah sekali," ujar Ganjar.

Direktur Umum Bank Jateng, Supriyatno, mengatakan bahwa Kredit Mitra Jateng 25 dengan bunga 3 persen diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Sementara untuk Kredit Lapak diperuntukkan bagi pedagang pasar tradisional.

"Hari ini dilakukan penandatanganan serentak di Unit Layanan Mikro Bank Jateng dengan total 413 debitur (penerima) dengan total lebih dari Rp6 miliar," katanya. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved