Sabtu, 11 April 2026

Berita Jateng

Tokoh NU di Brebes Jadi Korban Kecelakaan Maut, Mobil Tertabrak Kereta Api di Cirebon

Kecelakaan maut Mitsubishi Xpander G-1197-MG tertabrak KA Argo Chirebon di Cirebon, Jabar, Sabtu (6/8/2022).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/INDRA DWI PURNOMO
Kepala Desa Kalibuntu, Brebes, Sartono 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kecelakaan maut terjadi pada mobil Mitsubishi Xpander tertabrak KA Argo Chirebon di Desa Kalimeang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022) malam.

Dalam kecelakaan tersebut, ada empat penumpang mobil berpelat nomor polisi G-1197-MG itu tewas.

Keempat korban itu di antaranya Ahmad Zaeni (42), alamat Blok Bonjot, RT 3 RW 4, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Lalu, Saropah (40), alamat Blok Bonjot, RT 3 RW 4, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.  Noerdiah Rahmawati Zaeni (22), alamat Blok Bonjot, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, dan Siti Nurkhasanah Mandasari (40), alamat Blok Kalibuntu RT 4 RW 3, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Baca juga: Istri Dijual oleh Suami pada Teman Sendiri, Bila Menolak Dipukul dan Dicelup ke Air

Baca juga: Aris Wibawa Disambut Meriah saat Pulang ke Jepara, Ceritakan Proses Nggetih Jadi Atlet Berprestasi

Kepala Desa Kalibuntu Sartono membenarkan bahwa warganya menjadi korban kecelakaan maut di Cirebon.

"Awalnya kita tidak berfikir ada dua keluarga yang berada di mobil dan mengalami kecelakaan maut tersebut," kata Kepala Desa Kalibuntu Sartono kepada TribunMuria.com, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, warganya yang bernama Ahmad Zaeni bersama keluarganya habis menengok putranya di ponpes Buntet, Cirebon, Jawa Barat.

Di ponpes tersebut, mereka juga mengikuti acara haul yang diadakan.

"Kejadian kecelakaan tersebut sekitar pukul 20.30 WIB, lalu saya mendengar kabar tersebut sekitar pukul 23.00 WIB."

"Mendengar kabar tersebut, saya langsung ke balai desa dan berangkat ke lokasi kejadian bersama perangkat desa," ujarnya.

Kemudian, ia mendapatkan informasi lokasi terjadinya kecelakaan maut tersebut.

Sesampainya di lokasi kejadian, ia mendapatkan informasi dari anggota polsek setempat yang menjaga lokasi tersebut bahwa ada dua keluarga yang menjadi korban kecelakaan.

"Korban atas Ahmad Zaeni, Saropah, dan Noerdiah Rahmawati Zaeni merupakan satu keluarga, bapak, ibu, dan anak. Lalu, Siti Nurkhasanah Mandasari adalah seorang guru paud yang ikut dalam rombongan tersebut," imbuhnya.

Sartono mengungkapkan, Ahmad Zaeni yang menjadi korban kecelakaan tersebut merupakan tokoh agama dan masyarakat di Desa Kalibuntu.

"Pak Ahmad itu warga yang aktif dan saya sebagai kepala desa merasa kehilangan, karena dia mempunyai pemikiran yang sangat luar biasa untuk perkembangan desa. Ahmad Zaeni juga kepala sekolah MA NU Losari."

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved