Berita Semarang
Dinas Perdagangan Kota Semarang Ungkap Penyebab Naiknya Harga Cabai Hingga Bawang
Dinas Perdagangan Kota Semarang mengungkap penyebab sejumlah harga kebutuhan bahan pokok.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Moch Anhar
Hingga saat ini rencana operasi pasar belum akan dilakukan oleh pemerintah daerah.
Pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait upaya tindak lanjut yang perlu dilakukan, misalnya impor atau upaya lain untuk kembali menstabilkan harga.
Faktor produksi juga menjadi kewenangan dari pertanian. Pihaknya hanya memiliki kewenangan pada faktor distribusi.
"Kami paling memantau apakah ada unsur-unsur penimbunan. Ini bisa kami tanya kepada pedagang-pedagang utamanya yang grosir. Kalau tengkulak yang menimbun sepertinya tidak karena bawang dan cabai itu sesuatu barang yang tahan lama," ujarnya.
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman meminta Pemerintah Kota Semarang segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasaran.
Pemerintah juga perlu menggandeng Polrestabes dan Kejaksaan guna mencari tahu penyebab naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.
Baca juga: Triwulan Kedua 2022, Pajak Hotel & Hiburan di Pati Belum Penuhi Target, Zabidi: Dampak Pandemi
Baca juga: Kronologi Bangkai Kucing Picu Tewasnya 3 Tiga Warga Brebes, 2 Korban Sempat Dapat Perawatan Medis
Jika terdapat oknum yang memainkan harga, dia berharap pemerintah segera memberikan sanksi.
"Kalau wilayah di Semarang tidak mungkin. Kami berharap kepada pemerintah pusat untuk menindak spekulan dan tengkulak yang memainkan harga supaya masyarakat di bawah tetep bisa merasakan kesemakmuran hasil bumi, tidak dimain-mainkan," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Pedagang-sembako-106.jpg)