Selasa, 19 Mei 2026

Berita Jateng

Infrastruktur KIT Batang Ditarget Selesai pada 2023, 14 Investor Siap Beroperasi

Pembangunan infrastruktur di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2023.

Tayang:
Penulis: Dina Indriani | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/DINA INDRIANI
Suasana Proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang akan menarik investor dan menjdi Proyek Strategis Nasional (PSN). 

TRIBUNMURIA.COM,BATANG - Pembangunan infrastruktur di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2023.

Hal itu disampaikan Direktur Utama KIT Bagang, Galih Sasongko dalam rilis kepada TribunMuria.com, Rabu (8/6/2022).

"Saat ini pekerjaan jalan hampir 100 persen selesai, Pembanunan IPAL,  limbah sampah semunya sedang berjalan. Semunya akan bisa beroprasi dipertengahan tahun 2023," terangnya.

Kawasan dengan luasan 4.300 hektare itu terdiri dari tiga klaster. 

Baca juga: Bintang Nyetir Chevrolet, Nyangkut di Median Jalan Ngaliyan Semarang

Baca juga: Tuntaskan Persoalan Tengkes di Jepara, Pemkab Matangkan Integrasi Program Lintas Sektoral

Baca juga: Gara-gara Rokok, Pemuda Kudus Luka Parah Dikeroyok, Keluarga Korban Minta Tolong Presiden Jokowi

Untuk klaster pertama seluas 3.100 hektare untuk industri, 800 hektare klaster inovasi dan 400 hektare klaster residensial. 

Galih itu juga memastikan pasokan air, listrik dan gas sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 

"Artinya semua tenant akan rapi dan bisa beroperasi di pertengahan 2023," ungkapnya. 

Di tahap pertama di 450 hektare yang ditawarkan kepada investor sudah masuk sebanyak 14 investor. 

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan LG Energi Solution di KIT Batang, Unggulkan Produksi Nikel

Baca juga: Gara-gara Rokok, Pemuda Kudus Luka Parah Dikeroyok, Keluarga Korban Minta Tolong Presiden Jokowi

Baca juga: Melonjak, Harga Cabai Di Blora Tembus Rp 100 Ribu, Pedagang Mengaku Sulit Dapatkan Stok


Dari 14 investor itu, 10 penanam modal asing (PMA) dan dua investor dari penanam modal dalam negeri (PMDN). 

"Alhamdulillah sudah ada 14 investor, 10 investor sudah signing, empat investor menunggu antrian signing," pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved