Selasa, 19 Mei 2026

Berita Batang

Jalur Pantura Alas Roban Gelap Gulitas, Ini Yang Dilakukan Dishub Batang

Lampu di sepanjang jalan mulaai dari Kecamatan Banyuputih hingga Gringsing mati total. Jalur Pantura Alas Roban Batang terpantau gelap.

Tayang:
Penulis: Dina Indriani | Editor: Moch Anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Kondisi Jalur Pantura Alas Roban Batang gelap lantaran PJU mati total. 

TRIBUNMURIA.COM,BATANG - Sepanjang jalur Pantura Alas Roban Batang terpantau gelap.

Hal itu lantaran Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan mulaai dari Kecamatan Banyuputih hingga Gringsing mati total.

Hanya beberapa titik saja yang terlihat ada PJU menyala.

Kondisi PJU yang mati juga terjadi mulai jalur Pantura Kecamatan Tulis hingga Subah. 

Namun, kondisinya lebih baik karena lampu yang menyala lebih banyak daripada di jalan Banyuputih-Gringsing.

Baca juga: Latihan Terakhir Sebelum Libur Lebaran, PSIS Semarang Gelar Internal Game]

Baca juga: Parkir Alun-alun Kudus Semrawut, Hartopo Perintahkan Dishub Tempatkan Petugas: Harus Bisa Diurai

Baca juga: Buah Perselingkuhan, Pembuang Bayi di Triguno Pati Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun 6 Bulan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang Murdiyono menjelaskan penerangan di Jalan Pantura merupakan wewenang Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Provinsi Jateng & DIY. 

"Sebenarnya kondisi itu sudah terjadi cukup lama," tuturnya, Rabu (27/4/2022).

Jelang puncak arus mudik lebaran kali ini, pihaknya pun berinisiatif turun tangan melakukan perbaikan pada PJU yang rusak.

"Sebenarnya itu jalan nasional, kami sudah berkoordinasi dengan BPTD Wilayah X Provinsi Jateng & DI Yogyakarta dengan meminta izin kalau penerangan yang mati kita bypass," jelasnya.

Menurutnya, kerusakan PJU terjadi karena beberapa komponen Miniatur Circuit Breaker (MCB) hilang dicuri dan kabel yang terputus. 

Satu MCB bisa menghidupkan hingga 30 PJU, dan saat ini enerangan di sepanjang jalur Pantura Batang 80 persen terkondisi dengan total ada 740 PJU. 

Pihaknya menegaskan, seharusnya Dishub Kabupaten Batang tidak punya wewenang. 

"Karena untuk kepentingan bersama saat mudik, kami memilih untuk turun tangan menangani kerusakan yang ada," imbuhnya

Titik-titik yang diperbaiki akan menyebar. Sehingga bisa mem-backup penerangan lebih luas.

Baca juga: 146 Wali Murid Kurang Mampu SMP Muhammadiyah 1 Kudus Mendapat Santunan dan Zakat 

Baca juga: Jelang Lebaran, Jumlah Pengunjung Mal Ciputra Semarang Melonjak Tajam

Baca juga: Video Jumlah Pemudik di Jepara Diperkirakan Capai Ratusan Ribu, Bupati Cek  Pos Pengamanan Lebaran

 

Supaya perjalanan mudik di Pantura Batang hingga Gringsing berjalan lancar.

"Kami tidak bisa menyelesaikan seluruhnya, paling cuma menyelesaikan 10 persen, 10 persennya lagi tetap mati," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved