Berita Jepara
Bupati Jepara Jamin Stok Pupuk Bersubsidi untuk Petani Aman
Petani di Jepara mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk. Mereka juga kesulitan kendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Petani di Jepara mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk.
Mereka juga kesulitan kendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan pihaknya akan menyelesaikan permasalahan pupuk.
Dia akan mengurai satu per satu apa yang menjadi penyebab permasalahannya.
“Beberapa masalah yang muncul selama ini yakni harga pupuk subsidi yang lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) serta belum semua petani mendapatkan kartu tani. Padahal kartu tani merupakan instrumen utama penebusan pupuk bersubsidi,” kata Andi, sapaan Bupati Jepara saat menerima audiensi Komisi Pengawas Pupuk dan Peptisida di Ruang Vidcon, kemarin.
Baca juga: Seorang Pria di Tegal Ditangkap Polisi, Sebanyak 320 Hexymer dan 165 Tramadol Berhasil Diamankan
Baca juga: Buka Musrenbang Wilayah, Gubernur Ganjar Pranowo Fokus Pemulihan Ekonomi dan Kemiskinan
Baca juga: Diam-diam, Crazy Rich Grobogan Joko Suratno Sumbang Pembangunan Masjid Al Fatah Sragen
Andi meminta kepada bank yang ditunjuk untuk melakukan pencetakan dan distribusi kartu tani ini segera menyelesaikan tugasnya. Sehingga pada musim tanam nanti tidak ada lagi persoalan.
Dia berharap pada musim tanam berikutnya petani tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan pupuk.
“Sebenarnya selama ini tidak ada kelangkaan, sebab dari produsen Pupuk Indonesia menjamin stok pupuk mencukupi. Selama ini yang menjadi kendala hanya pada sistemnya saja sehingga para petani belum semua mendapatkan kartu tani,” bebernya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Zamroni Lestiaza mengungkapkan tahun ini alokasi pupuk bersubsidi di Jepara, Urea sebanyak 14.981 ton, ZA 1000 ton, NPK sejumlah 7.979 ton, SP-36 sebanyak 6 ton, Organik Granul sebanyak 1.049 ton dan Organik Cair sejumlah 1000 ton.
Baca juga: Seorang Pria di Tegal Ditangkap Polisi, Sebanyak 320 Hexymer dan 165 Tramadol Berhasil Diamankan
Baca juga: Bikin Geger! Warga Pati Temukan Bayi Perempuan di Depan Kandang Ternak, Polisi: Baru Dilahirkan
Baca juga: Video Tega, Eks Kades Bacok Mantan Istri Gegara Ajakan Rujuk Ditolak
Terakhir kartu tani, saat ini sudah tercetak sebanyak 64.736 kartu. Dari jumlah sebanyak itu pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 56.394 dan yang belum terdistribusikan 8.342.
“Kita sudah melakukan berbagai strategi untuk percepatan penggunaan kartu tani. Diantaranya DKPP melalui PPL memastikan semua petani sudah terdaftar dalam e-RDKK,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Bupati-Jepara-Dian-Kristiandi-19-4-2-22.jpg)