Jumat, 22 Mei 2026

Berita Demak

Lima Murid Ditemukan Positif Covid-19, Satu Sekolah di Demak Terapkan PJJ

Jumlah SD-SMP di Kabupaten Demak yang sudah mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai bertambah.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Moch Anhar
Dokumentasi
SMPN 2 Demak yang menerapkan PJJ seusai muridnya positif Covid-19. 

TRIBUNMURIA.COM, DEMAK - Jumlah SD-SMP di Kabupaten Demak yang sudah mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai bertambah.

Sebelumnya, delapan sekolah ditutup atau melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena beberapa muridnya terpapar Covid-19.

Tiga di antaranya, beberapa waktu lalu, sudah kembali menerapkan PTM terbatas bagi kelas 9 (SMP) dan kelas 6 (SD) untuk persiapan ujian sekolah.

Kini, bertambah satu lagi sekolahan yang memberlakukan PJJ, yakni SMPN 3 Mranggen.

Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Wisata di Purbalingga Mayoritas Warga Kaliwungu Kudus, Begini Kata Kades

Baca juga: Ada Kecelakaan Bus Wisata MI Miftahul Maarif, Pengawas Madrasah Kudus Imbau Karyawisata Ditunda

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pembinaan SD-SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Demak, Tri Pitoyo.

“Saat ini sudah empat sekolah yang sudah kembali PTM karena siswa yang semula positif (Covid-19) kemudian melakukan isolasi mendiri beberapa hari. 

Dan secara keseluruhan sudah melampaui waktu 14 hari sekolah-sekolah yang melakukan PJJ dan sudah tidak terdapat siswa maupun guru yang terpapar Covid-19,” kata Tri, Kamis (3/3/2022).

Tri menambahkan bahwa terdapat satu tambahan sekolah yang PJJ karena muridnya terpapar Covid-19 sejak 23 Februari 2022 lalu.

“Yaitu SMPN 2 Demak, setelah terdapat lima siswa yang terpapar.

PJJ sampai tanggal 8 Maret 2022 nanti,” imbuhnya.

Ia mengimbau seluruh orangtua murid yang sekolahnya PJJ untuk tetap menjaga anak-anaknya di rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rombongan Wisata MI Miftahul Maarif Kudus Kecelakaan di Purbalingga, 1 Orang Tewas

Baca juga: BREAKING NEWS: Eks Politikus Demokrat Angelina Sondakh Bebas, Langsung Ziarahi Makam Adjie Massaid

Kemudian bagi sekolah yang menerapkan PTM 100 persen, ia ingin agar anak-anak sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Diharapkan juga bagi orangtua murid untuk mengantarkan sendiri anak-anaknya ke sekolah untuk menghindari kerumunan di dalam transportasi umum,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved