Jumat, 5 Juni 2026

Berita Blora

Wisata Alam Waduk Greneng Blora Sepi Pengunjung dan Tak Terawat

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blora menawarkan banyak panorama alam.

Tayang:
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: M Zaenal Arifin
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Pengunjung saat menikmati jukung mengitari Waduk Greneng di Desa Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, kemarin. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Berwisata merupakan impian banyak orang pada umumnya.

Tentunya ini merupakan salah satu cara untuk menghilangkan penat dengan rutinitas sehari-hari. 

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blora menawarkan banyak panorama alam.

Yaitu Waduk Greneng yang ada di Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Blora.

Mulai dengan pesona perairan, pemandangan alam yang masih asri, jajanan, minuman, kuliner hingga wisata jukung. 

Jukung atau juga dikenal sebagai cadik adalah perahu kecil bercadik kayu dari Indonesia ini juga menjadi daya tarik tersendiri di tempat ini. 

Dengan merogoh kocek sebesar Rp 50 ribu, pengunjung akan diajak mengelilingi luasan Waduk Greneng ini. 

Agus, selaku pengayuh jukung mengaku sudah hampir 5 tahun menjalani pekerjaan ini. 

"Mulai kelas 3 SD, " ucapnya kepada Tribunjateng.com (Jaringan Media Tribunmuria.com), Sabtu (12/2/2022).

Ia mengatakan dengan harga Rp 50 ribu, bisa untuk 4 orang penumpang. 

"Tergantung kapasitas perahu dan penumpangnya," ucap dia. 

Dikatakannya, durasinya tidak pasti, antara 15 menit sampai 30 menit. 

"Paling ramai ini di warungnya, kalau perahunya agak sepi," tutur dia. 

Bocah berusia 15 tahun ini mengatakan untuk area cemoro pitu (salah satu tempat yang biasa dipakai swafoto dan camp) juga sepi, karena jembatannya sudah tidak fungsi sejak tahun 2020 karena pandemi. 

"Dari pengelola belum memperbaiki," ucapnya singkat. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved