Selasa, 9 Juni 2026

Berita Nasional

Survei Kompas: Dapat Guyuran Bansos, Masyarakat Kelas Bawah Puas atas Kinerja 100 Hari Prabowo

Survei Litbang Kompas, masyarakat bawah yang jadi sasaran guyuran bansos nyataka sangat puas terhadap kinerja 100 hari pertama pemerintahan Prabowo.

Tayang:
Istimewa
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

TRIBUNMURIA.COM, JAKARTA - Masyarakat kelas bawah punya kepuasan tinggi terhadap kinerja 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Lapisan masyarakat kelas bawah menjadi sasaran guyuran bantuan sosial (bansos) dari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Guyuran bansos menjadi alasan kuat masyarakat kelas bawah mempunyai tingkat kepuasaan yang tinggi terhadap kinerja pemerintah.

Baca juga: Prabowo Minta Indonesia Perluas Kebun Sawit: Tuduhan Deforestasi adalah Keliru, Itu Aset Negara

Baca juga: Usai Kontroversi Ampuni Koruptor, Prabowo Sentil Hakim Vonis Ringan Kasus Korupsi Ratusan Ttirliun

Baca juga: Presiden Prabowo Minta Pembangunan Tol Disetop, Bagaimana Nasib Proyek Tol Bawen-Jogja?

Di sisi lain, semakin tinggi kelas sosial masyarakat, semakin tinggi pula ketidakpuasan mereka terhadap kinerja pemerintahan.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, tingkat kepuasan terhadap kinerja 100 hari Prabowo Sunianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai angka 80,9 persen.  

Dari survei tersebut, responden kelas bawah tingkat kepuasannya tinggi daripada terhadap kinerja Prabowo-Gibran yakni 84,7 persen. Hanya 15,3 persen yang menyatakan tidak puas.

Selanjutnya, responden kelas menengah bawah tercatat 81,4 persen yang merasa puas. Sedangkan yang merasa tidak puas 18,6 persen.

Lalu tingkat kepuasan pada responden kelas menengah atas mencapai 75,3 persen. Lalu yang tidak puas naik menjadi 24,7 persen.

Kemudian, hanya 67,9 responden kelas atas yang merasa puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo. Sedangkan 32,1 persennya merasa tidak puas.

"Level masyarakat atas lebih kritis jadi 67,9 persen. Sementara level kelas bawah itu 84,7 pesen," kata Manajer Riset Litbang Kompas Ignatius Kristanto dalam memaparkan survei "Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran" secara virtual, Jumat (17/1/2025).

"Demikian juga, jika dipetakan berdasarkan kelas sosial. Semakin tinggi kelas sosial responden maka semakin rendah kepuasan terhadap kinerja Prabowo-Gibran," imbuhnya.  

Kris menyebut masyarakat kelas menengah ke bawah memiliki tingkat kepuasan tinggi karena menjadi sasaran program bansos.  

"Guyuran bansos ini kan kebanyakan ke kelas menengah ke bawah. Itu yang kenapa tinggi banget (tingkat kepuasannya)."

"Jadi yang merasakan kebijakan-kebijakan populis Pak Prabowo ini kelas menengah ke bawah," paparnya.

Alasan puas

Dalam survei tersebut ada sejumlah alasan yang membuat masyarakat puas dengan kerja Prabowo-Gibran.

Sebanyak 30,2 persen responden menyebut kinerja yang ditunjukan baik.

Lalu 18,1 persen responden merasa kepemimpinan yang ditunjukan merakyat.

Ada 14,4 persen responden puas terhadap kerja Prabowo-Gibran karena sering mendapatkan bansos.

Kemudian 7,3 persen responden merasa pembangunan merata sampai ke desa.

Sebanyak 7,3 persen lainnya menyebut pembangunan yang dilakukan masif.

Selain itu, sebanyak 6,8 persen menilai pemerintahan Prabowo-Gibran mampu mengatasi persoalan bangsa.

Ada juga 3,2 persen menyebut pemilu dijalankan dengan baik.

Sementara sebanyak 3,2 persen merasa puas karena ketegasan dalam memimpin.

Lalu 4,6 persen alasan lain dan 4,9 persen tidak menjawab.

"Ini memang sosial ekonominya mendukung. Lalu program-program populis dikeluarkan dalam tiga bulan ini."

"Ini terutama yang sangat mempengaruhi terutama di level menengah ke bawah," tutur Kris.

Kris juga menyebut isu keberlanjutan dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo juga membuat tingkat kepuasan publik tinggi.

"Lalu euforia dari Pilpres kemarin masih tinggi sekali. Sehingga ada kecenderungan posisinya tinggi banget," ungkapnya.

Metode penelitian Survei Litbang Kompas ini dilakukan melalui wawancara tatap muka ini diselenggarakan dari tanggal 4-10 Januari 2025.

Sebanyak 1.000 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.

Tingkat kepercayaan 95 persen dengan “margin of error” penelitian +/- 3,10 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT. Kompas Media Nusantara). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Survei Litbang Kompas: Masyarakat Kelas Bawah Paling Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved