Jumat, 5 Juni 2026

Berita Nasional

Erick Thohir Potensi Jadi Cawapres Kuat dari Kluster Menteri

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menyatakan Menteri BUMN Erick Thohir berpotensi untuk menjadi calon wakil presiden

Tayang:
Editor: Abduh Imanulhaq
IST
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNMURIA.COM - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menyatakan Menteri BUMN Erick Thohir berpotensi untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) kuat dari kluster menteri. Pasalnya, orang nomor satu di Kementerian BUMN ini potensial di samping menteri lainnya yang berada dalam kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi.

“Kapasitas Erick Thohir dianggap mumpuni. Sebagai menteri, Erick Thohir berpeluang lebih populer dibanding menteri yang lain,” kata Dedi.

Potensi Erick Thohir sebagai cawapres yang datang dari kluster menteri Presiden Jokowi dikatakan oleh Dedi karena ditopang oleh kinerja yang dimiliki. Sebagai Menteri BUMN, Eks Presiden Inter Milan ini banyak menorehkan tinta emas keberhasilan.

Seperti halnya pemberantasan korupsi di lingkungan Kementerian BUMN yang terus dilakukan oleh Erick Thohir. Mulai dari Jiwasraya, Asabri, Garuda Indonesia, Waskita Beton Precast dan Pelindo.

Demikian pula dengan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN yang telah memberikan hasil positif. Hasil positif ini terekam pada peningkatan laba Kementerian BUMN yang setiap tahunnya meningkat dan dividen yang mencatatkan rekor tertinggi.

Terbukti di tahun 2020 laba Kementerian BUMN di angka Rp13 triliun kemudian menjadi Rp124 triliun pada 2021. Angka ini kembali meningkat di tahun 2022 dengan menyentuh Rp303 triliun.

Di tahun yang sama dividen kepada negara menyentuh rekor tertinggi di angka Rp80 triliun. Karena itu, Dedi mengatakan Erick Thohir berpotensi mendulang banyak suara di masyarakat jika diusung menjadi cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Ditambah lagi, Dedi melihat status Erick Thohir yang merupakan seorang profesional dan tidak terikat dengan partai. Status ini mampu meningkatkan tingkat keterpilihan Erick Thohir dari berbagai kalangan di masyarakat.

“Erick Thohir tokoh profesional, sehingga memungkinkan mendapat suara dari banyak kelompok publik, baik loyalis partai maupun tidak, pro pemerintah maupun tidak,” pungkas Dedi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved