Berita Kudus
Pedagang Pasar Kliwon Kudus Kewalahan Penuhi Tingginya Permintaan Baju Lebaran, Sehari 2 Kodi
Tren berburu pakaian jelang Lebaran sudah mulai terlihat di Kabupaten Kudus. Meskipun saat ini baru memasuki pertengahan Ramadan.
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Tren berburu pakaian jelang Lebaran sudah mulai terlihat di Kabupaten Kudus. Meskipun saat ini baru memasuki pertengahan Ramadan.
Momentum ini menjadi berkah bagi para pedagang busana. Termasuk pedagang di Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus.
Sejumlah pedagang busana muslim, mukena, sajadah, gamis, jilbab, dan pernak-pernik Lebaran lainnya mulai disibukkan dengan para pembeli.
Bahkan, sebagian pedagang mengaku sudah kewalahan memenuhi permintaan barang sejak awal Ramadan.
Pedagang pakaian muslim pria di Pasar Kliwon, Yunus Maulana mengatakan, tren peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak pekan pertama Ramadan.
Saat ini, Yunus bisa menjual 2 kodi atau 40 potong pakaian muslim cowok dalam sehari.
Kata dia, tren peningkatan penjualan pakaian lebaran tahun ini lebih cepat dari pada tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan bisa terus meningkat hingga mendekati Lebaran nanti.
"Peningkatan penjualan sudah mulai terlihat sejak awal Ramadan. Hari biasa paling 2-3 potong per hari, saat ini bisa mencapai 2 kodi dalam sehari," terangnya, Rabu (5/4/2023).
Baca juga: Genjot Program Kredit Lapak, Bank Jateng Sasar Pedagang Pasar Kliwon Kudus
Baca juga: Pasar Mranggen Demak Dipadati Pemburu Baju Lebaran, Harganya Lebih Terjangkau
Seluruh produk koleksi Yunus dibanderol dengan kisaran harga Rp 100 ribuan. Mulai dari baju koko dewasa, koko anak-anak, kemeja dan beberapa produk lainnya.
Dia berharap, peningkatan penjualan terus terjadi hingga H-1 Lebaran.
"Alhamdulliah tahun ini sepertinya lebih ramai dibanding tahun lalu. Bisa menambah modal untuk pengembangan usaha," ujarnya.
Seorang pengunjung, Dewi Nur Aini memilih belanja lebih awal untuk persiapan Lebaran.
Bagi dia, dengan belanja lebih awal, bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk memilih dan menentukan produk yang sesuai dengan harapan.
"Kalau belanja lebih awal, belum terlalu ramai. Kalau memaksakan belanja mepet Lebaran, pasti padat pasar-pasar dan toko-toko. Mending belanja lebih awal bisa punya waktu lebih banyak," katanya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/saytrrbas.jpg)