Serba serbi Ramadan 1444 H
Kelenteng Hok Tik Bio Pati Gelar Warung Buka Puasa Gratis Setiap Senin dan Kamis, Dijamin Halal
Kelenteng Hok Tik Bio Pati membuka Warung Gratis untuk buka puasa umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, PATI - Kelenteng Hok Tik Bio Pati membuka Warung Gratis untuk buka puasa umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Warung Gratis itu juga terbuka untuk warga lainnya yang berada di sekitar lokasi kelenteng.
Warung buka puasa gratis ini mulai dibuka pada Kamis (30/3/2023). Warung ini buka setiap hari Senin dan Kamis selama bulan Ramadan 1444 H, mulai pukul 16.00 sampai 20.00 WIB.
Menjelang waktu berbuka, juga ditampilkan kesenian rebana.
Menu yang disajikan berganti-ganti. Pada Kamis kemarin, menu berbuka yang dihidangkan ialah soto ayam dan nasi lodeh, dilengkapi dengan tempe goreng, tahu goreng, dan kerupuk. Ada pula teh hangat dan es teh.
Ketua Kelenteng Hok Tik Bio Pati Edy Siswanto mengatakan, kegiatan buka puasa gratis ini hasil kerjasama pihaknya dengan Polresta Pati, Kodim Pati, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSTMI) Pati, Taman Hati Family, dan Orari Lokal Pati.
"Kami mengadakan buka puasa gratis. Saling berbagi. Sekira 1.000 porsi dalam sekali kegiatan," kata Edy.
Baca juga: Ramadan, Masjid Al Ihsan Pekalongan Sediakan 200 Porsi Buka Puasa Gratis, Tradisi Sejak 1980
Baca juga: Bubur Samin Menu Buka Puasa Khas di Masjid Darussalam Solo, Cita Rasanya Khas Rempah Banjar
Dia mempersilakan semua warga, khususnya umat Islam yang berpuasa, untuk menikmati hidangan yang disediakan.
"Tiap tahun, kami adakan warung buka puasa gratis. Umat Muslim di sekitar sudah tahu kami selalu adakan ini," ujar dia.
Agar kegiatan itu lebih semarak, lanjut Edy, tiap Senin dan Kamis pihaknya juga menampilkan kesenian rebana. Grup yang dipentaskan berganti-ganti.
"Menu juga selalu ganti. Kami jamin halal. Kelenteng tidak pernah menyediakan daging babi. Kelenteng sudah menyesuaikan dengan budaya lokal. Jadi kami pakai ayam atau ikan. Saudara-saudara juga bisa lihat sendiri proses memasak di dapur. Dijamin halal untuk umat Islam," jelas pria yang juga aktivis Gusdurian Pati ini.
Edy menambahkan, kegiatan ini juga pihaknya adakan sebagai upaya menjunjung sikap saling pengertian dan toleransi antaretnis dan antarumat beragama. (mzk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/ah-seo.jpg)