Kecelakaan Syabda Perkasa Belawa
Syabda Perkasa dan Anggota Keluarganya Dapat Santunan dari Jasa Raharja, Ini Besarannya
Atlet bulutangkis Indonesia Syabda Perkasa dan keluarganya yang menjadi korban kecelakaan di tol Pemalang mendapatkan santunan dari Jasa Raharja
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, PEMALANG - Atlet bulutangkis Indonesia Syabda Perkasa dan anggota keluarganya yang menjadi korban kecelakaan di tol KM 315 + 200 jalur A yang masuk di wilayah Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.
Untuk korban meninggal, besaran santunan Rp 50 juta.
Sedang korban luka besaran santunannya maksimal Rp 20 juta.
Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan Sugeng Prastowo mengatakan, bahwa Jasa Raharja bergerak cepat dan segera serahkan santunan untuk korban meninggal dunia, adapun untuk proses penyerahan santunan meninggal dunia dilakukan oleh Jasa Raharja Pekalongan.
"Bahwa berdasarkan UU No 34 dan PMK No. 16 tahun 2017, bagi korban meninggal dunia Jasa Raharja menyerahkan hak santunan sebesar Rp 50 juta dan untuk luka-luka maka Jasa Raharja menyerahkan hak santunan perawatan kepada korban sebesar maksimal Rp 20 juta," kata Sugeng Prastowo saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (20/3/2023).
Baca juga: Jenazah Syabda dan Ibu Tiba di Sragen, Satu Ruangan dengan Jasad Nenek yang Belum Dimakamkan
Baca juga: Ketua PBSI Jateng Basri Yusuf: Saya Perih Mendengar Syabda Prakasa Meninggal
Baca juga: Kronologi Lengkap dan Identitas Korban Kecelakaan Tol Pemalang, Tewaskan Syabda Perkasa Belawa
Diberitakan sebelumnya, jenazah atlet tunggal PBSI Syabda Perkasa Belawa (22) dan ibunya Anik Sulistyowati (48) yang terlibat kecelakaan di tol Pemalang, tepatnya di KM 315+200 jalur A yang ikut di Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, sekira pukul 04.30 WIB, Senin (20/3/2023) diberangkat ke rumah duka yang berada di Kabupaten Sragen.
"Pukul 13.25 WIB, dua jenazah diberangkatkan ke rumah duka yang berada di Sragen," kata Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya.
Pihaknya mengungkapkan, bahwa dua mobil jenazah akan dikawal polisi hingga sampai rumah duka.
"Kita berangkatkan dua jenazah tadi dan kita kawal sampai rumah duka," ungkapnya.
Sedang untuk tiga korban lainnya yang mengalami luka-luka saat ini masih dalam perawatan di RSI Al Ikhlas Pemalang. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/asasaharja-mel.jpg)