Berita Kudus
Tiga Bulan Pertama Tahun 2023, Sembilan Desa di Kudus Terendam Banjir Hingga Tiga Kali
Banjir kembali merendam sembilan desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Kudus. Banjir ini merupakan yang ketiga kalinya pada tahun ini.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Muhammad Olies
Data sementara 50 jiwa sudah memilih mengungsi di Balai Desa Jati Wetan. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring kondisi banjir di permukiman warga yang cukup dalam.
"Banjir ini sudah ketiga kali pada tahun 2023 ini. Pada Januari banjir pertama, Februari kedua dan Maret ini ketiga. Untuk warga terdampak sekitar 777 KK," kata Agus.
Selain itu, 250 rumah KK terendam banjir dengan kedalaman bervariasi.
Meski begitu, masih banyak warga yang memiih bertahan di tengah kepungan banjir.
"Air terus naik meninggi. Kami infokan pak RT/RW, serta kami blusukan untuk menghimbau warga supaya mengungsi rumahnya yang terendam banjir," ujar Agus, Jumat (3/3/2023).
Akmal salah seorang pengungsi Desa Jati Wetan mengaku memilih mengungsi karena masih memiliki anak balita.
Selain itu, debit air banjir di permukiman yang terus mengalami peningkatan cukup cepat, sehingga khawatir rumahnya semakin parah terendam banjir.
"Banjir sudah masuk rumah, dalamnya setinggi paha. Kita mengungsi karena banjirnya tidak ada tanda surut," jelasnya.
Selain merendam pemukiman, banjir di Kudus juga membuat aktivitas Terminal Induk Jati Kudus lumpuh karena banjir menggenangi hingga 50 sentimeter.
Sementara, ruas Jalan Jalur Pantura depan terminal juga tergenang banjir hingga 30 sentimeter. Karena itu juga kendaraan kecil dialihkan ke jalur lain. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/gungsi-di-Aula.jpg)