Berita Jateng

Nilai Ekspor UMKM dan Industri di Batang Capai 65 Juta USD, Ini Produk yang Laku di Luar Negeri

Geliat produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah usai pandemi Covid-19 mulai menunjukkan peningkatan.

Penulis: Dina Indriani | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG / DINA INDRIANI
Produk miniatur mobil di PT Wanho Industries Indonesia di Batang, telah memiliki pasar Ekspor. 

TRIBUNMURIA.COM,BATANG- Geliat produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah usai pandemi Covid-19 mulai menunjukkan peningkatan.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mencatat realisasi ekspor tahun 2022 sudah melampaui capaian target  yakni 65 juta USD dari target 57,87 juta USD. 

Kabid perdagangan disperindagkop Kabupaten Batang, Endang Rahmawati mengatakan sepanjang 2022 para pelaku UMKM dan Industri di Kabupaten Batang menunjukkan kinerja yang positif.

"Realiasi nilai ekspor sebesar 65 juta USD atau melampaui target yang ditetapkan sebesar 57,87 juta USD. Sedangkan di tahun sebelumnya atau 2021 realisasi nilai ekspor masih di bawah target dari 56 juta USD hanya tercapai 50 juta USD," tuturnya, Kamis (26/1/2023).

Endang Rahmawati menjelaskan menurunnya nilai ekspor di 2021 sebagian besar masih terimbas pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

"Saat memasuki paruh kedua 2022 kinerja ekspor pelaku UMKM dan industri di Batang mulai merangkak naik, hasilnya realisasi ekspor 2022 sukses melampaui target," ujarnya.

Baca juga: Ongkos Haji Naik Dua Kali Lipat, Calon Jemaah Diimbau Siapkan Dana Tambahan

Baca juga: Pembalakan Liar di Gunungpati Semarang Marak, Petani Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Laga Lawan Barito Putera Ditunda, Manajer PSIS Malah Senang, Ini Sebabnya

Ia menyebut ekspor UMKM dan Industri di Batang didominasi produk olahan kayu, playwood, garmen, craft dan mainan, dengan negara tujuan ekspor seperti negara di Eropa, Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Untuk meningkatkan nilai ekspor, Pemkab terus berupaya melakukan pendampingan kepada para pelaku ekportir UMKM dengan ikut dalam pameran bertaraf Internasional.

"Harapannya tren positif ini juga akan dialami di tahun 2023, angka realisasi di tahun ini bisa lebih meningkat seiring membaiknya kondisi ekonomi dunia,"pungkas Endang Rahmawati .(din)

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved