Berita Blora

Puluhan SD di Blora Masih Gunakan Kurikulum 2013, Ini Penjelasan Dindik Blora

Sebanyak 72 SD di lingkup Dinas Pendidikan Blora belum menerapkan kurikulum merdeka. Sehingga saat ini masih menggunakan kurikulum 2013.

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM 
Pengendara sepeda motor melintas di depan Gedung Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora  

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Sebanyak 72 Sekolah Dasar (SD) di lingkup Dinas Pendidikan Blora belum menerapkan kurikulum merdeka.

Hingga ini kegiatan belajar mengajar di puluhan SD itu masih menggunakan kurikulum 2013.

Kasi Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Blora, Buana Adi Nugroho mengakui jika belum semua SD di Kota Sate menerapkan kurikulum merdeka

Dijelaskannya, dari 644 SD dalam naungannya, tercatat ada 572 sekolah yang sudah menerapkan kurikulum terbaru itu. 

Sedangkan 72 sekolah masih menggunakan kurikulum 2013.

"Ada yang mendaftar merdeka belajar, merdeka berbagi dan merdeka berubah," ucap Buana Adi Nugroho kepada tribunmuria.com, Kamis (19/1/2023). 

Baca juga: Tertangkap Polisi, Pelaku Pembunuh Wanita di Hotel Blora Bernama Joko Umbaran, Warga Tunjungan Blora

Baca juga: Disentil Jokowi, Pengusaha Mebel  Jepara Langsung Gercep Ingin Gelar Pameran Skala Internasional

Baca juga: Aktor Ari Wibowo Buka Pusat Kuliner Borsumy di Kota Lama Semarang, Disiapkan Juga Hotel Butik

Buana menuturkan, total ada 72 SD yang belum menggunakan kurikulum merdeka ditengarai terlambat saat pendaftaran.

Sebab, pihak sekolah sudah diberikan sosialisasi sebelum dimulai pendaftaran. 

Buana, menambahkan pihak sekolah tidak memberikan alasan kenapa belum menerapkan merdeka belajar.

"Karena kemarin waktu pendaftaran, alasannya tidak disampaikan ke kami, bagi sekolah yang menginginkan kurikulum merdeka mendaftar, di situ ada wawancara kemudian muncul rekomendasinya," tutur Buana

Dikatakannya, untuk 572 SD yang sudah menerapkan kurikulum merdeka tidak ada keluhan dan kendala. 

Sebab sebelumnya pihaknya juga telah melakukan bimbingan teknis kepada sekolah untuk menerapkan merdeka belajar.

"Bimtek sudah dianggarkan pada anggaran perubahan tahun kemarin, tahun ini juga dianggarkan untuk bimtek lagi," kata Buana

Buana menambahkan, pembelajaran kurikulum merdeka berbeda dengan kurikulum 2013.

"Kurikulum merdeka terdapat Penguatan profil pelajar pancasila. Orientasinya lebih kepada peserta didik di banding Kurikulum 2013," imbuh Buana. (kim) 

 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved