Berita Jateng

Pemkab Semarang Salurkan Bantuan Tunai kepada 518 Nelayan, Masing-Masing Dapat Rp 600 Ribu

Pemkab Semarang telah selesai menyalurkan bantuan sosial tunai kepada para nelayan di Kabupaten Semarang, Jumat (18/11).

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Moch Anhar
Diskominfo Kabupaten Semarang
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha melihat proses penyaluran bantuan sosial kepada para nelayan di aula Balai Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNMURIA.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang telah selesai menyalurkan bantuan sosial tunai kepada para nelayan di Kabupaten Semarang, Jumat (18/11/2022) hari ini.

Jumlah nelayan yang terdata dalam penerima bantuan dari dua persen Dana Transfer Umum (DTU) tersebut sebanyak 518 orang.

Bantuan tersebut bertujuan membantu masyarakat yang belum terdaftar pada bantuan dari Kementerian Sosial akibat dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebelumnya.

Baca juga: Tempat Nongkrong Asik di Wonosobo, Di Kokuka Space Puas Memandang Alam Pedesaan

“Tiap nelayan di sekitar Rawa Pening mendapatkan Rp 600 ribu dengan catatan yang belum menerima bantuan sejenis dari Kementerian Sosial maupun BLT Dana Desa,” ujar Bupati Semarang, Ngesti Nugraha ketika ditemui TribunMuria.com.

Penyaluran bantuan tersebut tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap dan terbagi di tempat berbeda.

Lokasi penyaluran antara lain di pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang sebanyak 20 orang, ruang pertemuan Kecamatan Banyubiru 138 orang, aula Balai Desa Kesongo Tuntang 165 orang, pendopo Kecamatan Ambarawa 115 orang dan terakhir di aula Balai Desa Asinan Bawen 80 orang. 

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Wigati Sunu menambahkan, penyaluran bantuan sudah dilakukan sejak 5 November hingga berakhir hari ini.

“Sudah selesai hari ini,” imbuhnya.

Baca juga: Berlaga Terus Sampai Final, Ini Bayaran Para Pemain di Piala Dunia 2022

Sementara itu, salah satu nelayan asal Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Sarudi (65), mengaku bantuan sebanyak Rp 600 ribu yang ia terima setara dengan penghasilannya sebulan menangkap ikan di Rawa Pening.

Dia mengatakan, dana bantuan itu akan dia belikan untuk membeli peralatan mencari ikan seperti jaring dan lain sebagainya. (*)

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved