Selasa, 2 Juni 2026

Berita Jateng

Dua Pemuda Diduga Terpengaruh Obat-obatan, Titipkan Motor ke Warga Kalipancur Semarang

Satu unit sepeda motor merek Suzuki Smash 110 terparkir di halaman rumah warga Jalan Mayangsari RT 01 RW 02 Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, Semarang.

Tayang:
Penulis: Agus Salim | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/AGUS SALIM IRSYADULLAH
Pemilik rumah, Sarmono saat menunjukka kondisi sepeda motor merk Suzuki Smash 110 yang terparkir di halaman rumahnya di Jalan Mayangsari RT 01 RW 02 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Satu unit sepeda motor merek Suzuki Smash 110 terparkir di halaman rumah warga di Jalan Mayangsari RT 01 RW 02 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Dari keterangan pemilik rumah, Sarmono, motor tersebut dititipkan oleh dua pemuda yang tak diketahui identitasnya.

"Sekitar tiga minggu lalu, ada dua pemuda menitipkan motor ke sini," katanya saat ditemui TribunMuria.com di kediamannya pada Jumat (11/11/2022).

Bahkan, waktu menitipkan motor, dua pemuda yang tak diketahui identitasnya diduga kuat oleh Sarmono terpengaruh obat-obatan.

Baca juga: Beredar Isu Sertifikat Tanah Digadaikan, Warga Desa Talun Pati Tuntut Klarifikasi Panitia PTSL

Hal itu diketahui Sarmono saat dirinya bersama istrinya mencoba mengajak dua pemuda tersebut berkomunikasi secara baik-baik.

Namun, respons tak mengenakkan justru harus dialami Sarmono dan istrinya.

"Mereka tak bisa diajak bicara. Omongannya ngelantur. Ditanya A jawabnya B," jelas Sarmono.

Sarmono tak ingat kapan persisnya kejadian itu berlangsung.

Namun, ia masih ingat betul saat dirinya tengah bersiap untuk jualan keliling pagi itu.

Sekira pukul 08:30 WIB, ia mendengar suara motor terjatuh di depan rumahnya.

Sontak, ia bersama istri segera melihat.

"Jalanan depan rumah saya menanjak. Mereka terjatuh," jelasnya.

Diceritakannya, dua pemuda tersebut langsung menitipkan motor miliknya di rumah Sarmono.

Sarmono pun merespons dengan menanyakan identitas, namun justru mendapat jawaban yang lain. 

"Saya tanya identitas, jawabnya muter-muter," katanya.

Ia pun dengan terbuka bersedia menerima titipan motor dan lantas menyuruh dua pemuda tanpa identitas kembali ke rumahnya. 

"Motor saya taruh di sini. Karena kemungkinan kan diambil keesokan harinya," tambahnya.

Hingga per Jumat (11/11/2022) motor tersebut tak kunjung diambil pemiliknya.

Ia pun meminta kepada pemilik motor untuk segera mengambil motor tersebut. 

Baca juga: Suara Benturan Keras saat Tabrakan di Depan Terminal Banyumanik Semarang Bikin Warga Terkejut

"Silakan bawa STNK asli sebagai bukti pemilik motor," ucapnya.

Disinggung mengenai pelimpahan kepada RT maupun pihak berwenang, pihaknya tidak berkenan. 

Hal itu dikhawatirkan dapat menimbulkan tindak kriminal dari pemilik motor. 

"Ini kan titipan. Kalau misalkan pemilik hendak mengambil dan motornya tidak ada di tempat, khawatirnya rumah kami yang jadi sasaran," tegasnya. (*)

 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved