Berita Blora

Berkunjung Ke Badung, Bupati Blora Tiru Pengelolaan Sampah dan Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Blora belajar terkait pelayanan publik di MPP dan pengelolaan sampah ke Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa dan Rabu (8-9/11).

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Raka F Pujangga
Dok. Humas Prokopim Blora
Bupati Blora Arief Rohman bersama DLH dan MPP Blora studi tiru ke Kabupaten Badung, Bali, Selasa dan Rabu (8-9/11/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora belajar terkait pelayanan publik di MPP dan pengelolaan sampah ke Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa dan Rabu (8-9/11/2022).

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat dan kualitas pembangunan di semua bidang. 

Bupati Blora Arief Rohman, mengajak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk studi tiru ke DLH dan MPP ke Badung yang mempunyai keunggulan di bidang pengelolaan sampah dan pelayanan publik tersebut.

Baca juga: Buka Perlombaan Olahraga Dalam Rangka HUT Ke 51 Korpri, Wakil Bupati Blora Servis Bola Voli

Arief Rohman menyampaikan, Badung merupakan Kabupaten termaju di Provinsi Bali

Memiliki keunggulan dalam pengelolaan sampah, dan pelayanan publik nya yang diakui terbaik se Indonesia melalui MPP nya. 

‘’Untuk itu Blora belajar langsung ke lokasi itu,’’ ucap Arief Rohman
 
Badung sebagai pusat wisata di Bali memiliki angka produksi sampah yang tinggi dari sektor pariwisata. 

Namun, masyarakatnya dapat mengelola sampah itu dengan baik.
 
“Kita bersama DLH dan sejumlah stakeholder terkait belajar pengelolaan sampah di Badung. Disana setiap hari menghasilkan sampah 400 Ton, tetapi sampah itu mampu diolah menjadi kompos, kerajinan dan lain-lain, terang Arief Rohman

Lanjut Arief Rohman, sehingga dapat menambah pendapatan desa hingga ratusan juta, lingkungan bersih tidak tercemar. 

"Setiap desa diwajibkan membuat Teknologi Recycling Sampah (TPS3R), dan memilah sampah sejak dari rumah. Ini bagus,” ungkap Arief Rohman. 

Baca juga: Berziarah Ke Makam Hery Prasetyo, Wabup Blora: Dokter Pertama Yang Dilatih Swab Test

Selain bisa mempermudah pengolahan sampah, pihaknya juga mengapresiasi adanya program Batik (Badung Tanpa Sampah Plastik), dan ingin mengaplikasikannya di Blora.
 
Arief Rohman mengatakan, pelayanan di MPP Badung sangat bagus. Ada banyak inovasi di MPP Badung, mulai dari layanan berbasis digital, hingga banyaknya loket layanan yang semuanya dilayani dengan cepat.
 
“Dengan didampingi Kabid DPMPTSP Badung, Pak I Gusti Bagus Diana Putra, saya berkeliling melihat pelayanan di MPP," kata dia.

"MPP Badung yang didirikan sejak 2018 ini menjadi MPP terbaik yang awal tahun lalu dikunjungi Pak Mendagri, Tito Karnavian," jelas Arief Rohman

"Banyak daerah yang melakukan studi tiru kesini, sehingga kita ingin melihat langsung untuk memperbaiki layanan MPP Blora yang baru berusia satu tahun,” imbuh Arief Rohman
 
Ke depan, Blora akan membangun kerjasama dengan Pemkab Badung. 

Secepatnya akan dirintis konsep kesepakatan bersamanya dulu dengan Bupati Badung sebagai dasar pelaksanaan kerjasama.

Baca juga: Jawa, Bali Nusa dan Maluku Papua Satu Suara Dukung Ganjar Erick Thohir

Terpisah, I Gusti Bagus Diana Putra, perwakilan DPMPTSP Badung, mengaku senang dengan adanya kunjungan dari Bupati Blora.
 
“Bangga sekali ada kunjungan langsung dari Pak Bupati Blora. Memang MPP Badung ini menjadi rujukan studi banding dan studi tiru pelayanan publik dari kabupaten/kota se Indonesia. Kami siap jika Blora ingin membangun kerjasama dengan Badung,” terangnya. 

Pihaknya memohon maaf Bupati Badung, yang tidak bisa menerima langsung kunjungan Bupati Blora

Dikarenakan sedang ada persiapan pelaksanaan G20 yang akan dipusatkan di Bali, wilayah Kabupaten Badung. 

"Sehingga Bupati Badung mengontrol langsung kesiapan event internasional itu," pungkasnya. (kim) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved