Minggu, 3 Mei 2026

Berita Jateng

Kekasih Kabur, Pria Bakar Rumah di Sukodono Sragen, Ternyata Keduanya Terlibat Perselingkuhan

Pembakaran rumah yang dilakukan Zubairi (29) ke rumah orangtua sang mantan kekasih, Asih Dewi Lestari (26) di Sukodono ternyata memiliki cerita.

Tayang:
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kapolsek Sukodono AKP Sutanto (tengah) ketika memberikan keterangan kasus pembakaran rumah oleh Zubairi, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pembakaran rumah yang dilakukan Zubairi (29) ke rumah orangtua sang mantan kekasih, Asih Dewi Lestari (26) di Sukodono, Sragen ternyata memiliki cerita tersendiri.

Zubairi dan Asih ternyata terlibat perselingkuhan.

Hal ini karena masing-masing telah menikah dan memiliki anak.

Zubairi memiliki satu dan Asih memiliki dua anak.

Perselingkuhan itu bermula ketika Asih ingin bercerai dengan suami dengan alasan sang suami sering mabuk-mabukan.

Namun, sang suami enggan dan tidak mau bercerai.

Baca juga: Sakit Hati, Zubairi Asal Sragen Bakar Rumah Pasangan yang Meninggalkannya

Baca juga: Peresmian Renovasi Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Wapres: Jangan Hanya Sebatas Tempat Salat

Asih akhirnya menceritakan hal tersebut ke Zubairi yang sering jajan di warung Asih yang berada di Dukuh Tirtomoyo, RT 7, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen.

Asih yang berparas cantik itu nampaknya membuat Zubairi jatuh cinta dan akhirnya membantu Asih cerai dengan suaminya dengan menyewakan pengacara.

Setelah berhasil bercerai, Asih akhirnya diajak pergi dengan Zubairi.

Saat itu, Asih pergi tanpa pamit ke orangtuanya, kedua anaknya pun dirawat oleh sang nenek.

Keduanya ternyata tinggal di sebuah kos-kosan di Sragen dalam satu kamar selama enam bulan.

Setelah itu, mereka memutuskan pergi ke Surabaya.

Selama di Surabaya, Zubairi mengaku bekerja sebagai tukang bangunan.

Sementara Asih hanya menunggu di sebuah kos-kosan.

"Selama di Surabaya ini, Asih ingin pulang ke Sragen karena merasa ekonomi pelaku mulai menurun, tapi dilarang oleh pelaku."

"Pelaku mengancam apabila nekat pulang, rumah orangtua Asih akan dibakar," kata Kapolsek Sukodono AKP Sutanto ketika konferensi pers di Mapolres Sragen, Jumat (23/9/2022).

Beberapa kali mencoba kabur, Asih akhirnya berhasil pulang ke Sragen.

Hal ini membuat Zubairi marah dan berniat membakar rumah orangtua, Asih.

Setelah dua kali mencoba membakar rumah, Zubairi berhasil membakar rumah belakang orangtua, Asih pada Rabu (10/8/2022) malam.

Ketika ditanyai mengapa membakar rumah keluarga Asih, Zubairi mengaku kesal karena dirinya tinggal begitu saja oleh Asih.

Dia mengaku telah membantu banyak untuk keluarga Asih.

"Waktu cerai, saya sewakan pengacara. Setelah itu, ketika rumahnya direnovasi, saya menyumbang uang. Warung itu juga saya kasih modal, giliran saya bangkrut malah ditinggal," kata Zubairi kepada wartawan.

Zubairi mengaku istri sahnya tidak tahu menahu tentang perselingkuhannya hingga pergi ke Surabaya.

Baca juga: Wasit Beri Hadiah Penalti saat Persela Lamongan Kalahkan Persipa Pati 2-1

Istrinya merupakan warga Sragen, sementara dirinya kelahiran Madura.

"Istri saya ya di Sragen, engga tau punya hubungan dengan Asih. Saya sudah punya anak satu umur lima tahun," lanjut dia.

Atas aksi nekatnya itu, Zubairi terjerat Pasal 187 ayat 1 dan 2 KUHP, yakni mengancam bahaya umum dan bahaya orang lain dengan ancaman pidana 10 tahun bui. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved