Berita Blora

Bupati Kumpulkan Seluruh Camat, Lurah dan Kades se-Blora: Aksi Sunat BLT BBM Jangan Terulang!

Bupati Blora bersama Forkopimda setempat memberi arahan kepada Camat, Lurah, dan Kades se-Blora, agar kasus BLT BBM disunat tak terjadi lagi

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Bupati Blora Arief Rohman didampingi Forkopimda Blora saat ditemui tribunmuria.com di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (21/9/2022). 

Tidak akan tolerir lagi

Terkait kasus Randublatung, sudah disepakati untuk dilakukan pembinaan.

"Yang bersangkutan sudah minta maaf, sudah mengembalikan dan tidak akan mengulangi lagi."

"Ini sebagai peringatan untuk teman-teman yang lain jangan sampai terjadi di tempat lain," jelas Arief Rohman.

"Kita tidak akan mentolerir lagi. Apapun modusnya tetap tidak boleh," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi mengatakan, kasus tersebut telah ditangani dan diselesaikan.

Hasil pemeriksaan kepada berbagai pihak di Dukuh Nglego, Sumberejo, menyatakan, uang tersebut merupakan iuran untuk program sosial posyandu ceria.

"Benar, pada saat itu ada pencarian BLT. dari pencarian BLT itu, ada sejumlah 40 orang."

"40 orang itu diminta iuran senilai Rp20 ribu per orang oleh istri kepala Dusun."

"Kemudian, begitu kami konfirmasi, tujuannya adalah untuk melaksanakan bakti sosial dalam rangka posyandu ceria," jelasnya.

Pihaknya juga menegaskan, tidak ada biaya apapun yang dibebankan kepada keluarga penerima manfaat untuk bisa mengambil BLT itu.

"Kalau ada pungutan-pungutan yang disampaikan oleh siapapun, terkait masalah itu, maka itu adalah suatu kebohongan yang bisa juga merugikan yang bersangkutan. Dan silahkan laporkan kepada kita, nanti biar kita tindaklanjuti," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, beredarnya video yang menunjukkan aksi pungli dilakukan oleh diduga istri Kadus Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung. 

Masing-masing warga penerima BLT BBM dan Program Sembako ditarik Rp20 ribu per orangnya. 

Video berdurasi 2 menit 50 detik itu memperlihatkan seorang perempuan separuh baya meminta uang tersebut akan digunakan untuk biaya fotokopi berkas dan membeli minuman. (kim) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved