Berita Jateng

Sempat Terhenti Proses Pembangunannya, Proyek Taman Botani Baturraden Kembali Dilanjutkan

Proyek Taman Botani, Baturraden, Banyumas yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kini sudah mulai dikerjakan kembali. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Suasana halaman depan Taman Botani Baturraden terlihat ada pekerja yang menyelesaikan pembangunan, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, PURWOKERTO - Proyek Taman Botani, Baturraden sempat putus kontrak dengan penyedia jasa. 

Namun akhirnya proyek yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kini sudah mulai dikerjakan kembali. 

Berdasarkan pantauan TribunMuria.com, Jumat (16/9/2022), puluhan pekerja proyek tengah menyelesaikan Taman Botani

Kabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Wardoyo mengatakan, penyedia jasa mulai teken kontrak 29 Agustus lalu. 

Baca juga: Bappeda Persiapkan Semarang sebagai Simpul Ekonomi Jawa, Ada wacana Outer Ring Road

"Kontrak 60 hari, berarti sampai 27 Oktober," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Apabila selesai pekerjaan Oktober nanti, otomatis bakal segera dibuka untuk umum. 

"Jika normal tidak ada halangan kita agendakan, 10 November 2022 sudah bisa dibuka. 

Kita usahakan begitu. 

Kita tekankan ke penyedia jasa juga jangan sampai melebihi kontrak," ungkapnya. 

Proyek Taman Botani senilai Rp 1,7 miliar itu sempat berhenti karena putus kontrak dengan penyedia jasa. 

"Untuk pekerjaan saat ini memang cukup menyeluruh. 

Itemnya cukup menyebar, dimasing-masing lokasi ada pekerjaan," terangnya.

Ia mengatakan pekerjaan yang sudah terlaksana baru 88,27 persen. 

Sehingga kurang 11,73 persen.

Ia menjelaskan ada empat green house yang nantinya berisi beragam macam tanaman. 

Green House pertama berisi tanaman langka. Kedua, tanaman Anggrek. 

Ketiga untuk Bromelia. 

Baca juga: Trans Semarang Mulai Pakai Bus Berlantai Rendah, Mempermudah Penyandang Disabilitas Ikut Naik

Dan green house keempat untuk tanaman jenis kaktus. 

Selain tanaman, pada sisi kiri dari arah Selatan nantinya juga bisa digunakan untuk hostel.

"Atau nantinya ada ruang karyawan.

Namun juga nantinya bisa dimanfaatkan sebagai hostel. 

Ada empat yang sejenis itu," imbuhnya. (*) 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved