Berita Semarang

Pulang dari Magang Dini Hari, Taruna AMNI Jadi Korban Pembacokan di Kampung Kali Semarang

taruna tingkat 1 Universitas Maritim Amni Semarang, Yulius Agung (19) jadi korban pembacokan di daerah Kampung Kali Jalan Mayjen DI Pandjaitan.

TRIBUNMURIA.COM,SEMARANG - Teror pembacokan kembali terjadi di wilayah Kota Semarang.

Kali ini yang menjadi korban pembacokan taruna tingkat 1 Universitas Maritim Amni Semarang, Yulius Agung (19) di daerah Kampung Kali Jalan Mayjen DI Pandjaitan usai magang, Minggu, 31 Juli 2022 dini hari.

Saat ini korban dirawat di RSUD Wongsonegoro.

Kerabat korban, Ipung Ndaru, menuturkan saat itu korban bersama dua temannya baru selesai magang dan mampir makan di Jalan MH Thamrin.

Setelah selesai makan, korban berboncengan dengan dua temannya menggunakan sepeda motor akan pulang.

"Namun saat sampai di Kampung Kali ada orang tidak dikenal meminta menepi," ujarnya saat dihubungi TribunMuria.com, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Polisi Mintai Keterangan JNE Soal Penimbunan Sembako, Ini Jawabannya

Baca juga: Adu Kekompakan, Ratusan Polisi Cilik Se-eks Polwil Pekalongan Ikuti Lomba Tingkat Polda Jateng

Baca juga: Protes Tukar Guling Tanah Kurang Direspons, Yuliyanto Lapor Aparat Hukum Kinerja Sekda Kota Salatiga

Menurutnya, tanpa basi-basi orang tak dikenal tersebut membacok korban yang saat itu posisinya paling belakang.

Namun kedua temannya yang membonceng berhasil melarikan diri.

"Yang mengemudikan sepeda motor yakni korban yang terkena bacok. Dua temannya yang membonceng lari hingga masuk ke gorong-gorong," tutur dia.

Ipung menuturkan pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 Minggu (31/7/2022).

Pada kejadian tersebut tidak ada barang korban yang hilang.

"Yang masuk gorong-gorong juga mengalami luka parah karena terjatuh saat masuk gorong-gorong dan dirawat di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum. Kalau korban masih kritis dan dirawat di RSUD Wongsonegoro dan belum sadar karena kepala bagian belakang. Korban telah dioperasi," tutur dia.

Baca juga: Triathlon Bali-Jakarta The Rising Tide, Lanal Semarang Akan Ramaikan dengan Bazar UMKM dan Open Ship

Baca juga: Bupati Blora Arief Rohman Dukung STAI Al-Muhammad Cepu Jadi Institut Agama Islam

Ia menduga pelaku merupakan geng motor.

Sebab, menurut keterangan, korban selamat pelaku yang mendatangi saat itu sekitar 15 orang.

"Tadi malam setelah dari Rumah Sakit Citarum, kedua korban selamat melayangkan laporan ke Polrestabes Semarang. Semalam saya dampingi," tandasnya. (*)

 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved