Berita Semarang
Wali Kota Semarang Hendi Janjikan Jaminan Layanan Pemenuhan Hak Pekerja
Fungsi dari organisasi buruh salah satunya untuk memperjuangkan hak-hak pekerja selama berada di perusahaan.
Penulis: Faisal Affan | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Fungsi dari organisasi buruh salah satunya untuk memperjuangkan hak-hak pekerja selama berada di perusahaan.
Pemerintah Kota Semarang pun juga membantu memberikan fasilitas kepada buruh apabila ada hak yang belum terpenuhi.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengatakan keberadaan konfederasi pekerja mampu memperkuat berbagai organisasi serikat buruh yang ada di Indonesia.
"Supaya mereka bisa memperjuangkan hak-hak para pekerja yang ada di negara kita ini," kata Hendi, sapaan akrabnya seusai menghadiri Kongres Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) di Hotel Hotel Grasia Semarang, Rabu (1/6/2022).
Baca juga: Dorong Industri Unggulan di Kudus, Bupati Hartopo Cari Mesin Pelinting Rokok Bikinan Dalam Negeri
Baca juga: ASTI Kudus Resmi Buka Cabang Akademi Sepak Bola di Kendal, Kerja Sama dengan PDM Muhammadiyah
Pihaknya berjanji kepada para buruh untuk memberikan fasilitas dialog dengan pengusaha agar hak pekerja terjamin.
"Kalau masih buntu tidak ada mufakatnya nanti ada yang bisa dilakukan sesuai regulasi," jelasnya.
Di lain pihak Presiden KSPN Ristadi, mengatakan konfederasi harus menjadi solusi bagi buruh untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 44 juta dari 57 juta pekerja formal yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Yang aktif di bawah itu kurang lebih 23-25 juta," tegasnya.
Menurutnya, ada kesenjangan puluhan juta pekerja Indonesia di sektor formal yang belum tercover jaminan sosial.
"Termasuk perlindungan lain, seperti PHK tidak mendapatkan pesangon, ada juga yang mendapat upah di bawah upah minimum, dan perlakuan lain yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang ketenagakerjaan. Maka KSPN akan terus mendorong jaminan sosial bagi para buruh," tutupnya.
Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Abdur Rahman Irsyadi, yang juga hadir dalam acara itu meminta kepada para buruh untuk mengasah dan memperbarui kompetensi.
"Kunci pekerja produktif itu ada di kompetensi. Bagaimana akan naik kesejahteraannya jika produktivitas kerja rendah," tuturnya.
Maka Abdur mendorong KSPN untuk mengajak anggotanya memperbarui kompetensi.
Dirinya percaya, jika kompetensi buruh baik, maka akan turut membantu membangun perekonomian Indonesia.
Baca juga: Kakek 72 Tahun di Cilacap Bikin Geger, Rampok Toko Modern Berjejaring, Todongkan Pisau ke Kasir
Baca juga: Bangunan Baru dan Belum Ditempati, Plafon Pasar Sido Makmur Blora Sudah Ambrol
"Selain itu, komunikasi juga penting. Bila ada informasi apapun yang simpang siur, segera konfirmasi ke BPJS ketenagakerjaan terdekat. Maka akan kami berikan informasi secara jelas," tambahnya.
BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memberikan beberapa jaminan bagi pekerja.
Di antaranya jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan kehilangan pekerjaan.
"Negara sudah hadir di tengah kita semua untuk memberikan jaminan kepada para pekerja. Kami juga punya program rumah untuk pekerja. Tentunya dengan bunga yang ringan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Wali-Kota-Semarang-61-3.jpg)