Senin, 20 April 2026

Berita Jateng

Racik Petasan di Dalam Rumah di Maos Cilacap, Tiga Orang Alami Luka Bakar

Tiga orang warga Dusun Tegong Desa Maos Kidul Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap mengalami luka bakar akibat petasan yang  meledak di dalam rumah.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: Moch Anhar
TRIBUN JATENG/PINGKY SETIYO ANGGRAENI
Polisi mengamankan barang bukti berupa petasan dengan diameter 10 cm dan panjang 15 cm yang mengakibatkan tiga orang di Maos Cilacap mengalami luka bakar akibat ledakan petasan pada Minggu (10/4/2022) sore. 

TRIBUNMURIA.COM, CILACAP - Tiga orang warga Dusun Tegong Desa Maos Kidul Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap mengalami luka bakar akibat petasan yang  meledak di dalam rumah pada Minggu (10/4/2022) sore.

Diduga kejadian tersebut bersumber dari petasan yang sedang di racik di dalam rumah.

Kejadian diperkuat dengan barang bukti berupa 6 buah petasan berdiamater 10 cm dengan panjang 15 cm. 

Kabaghumas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto mengatakan bahwa kejadian disebabkan karena petasan dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Cilacap.

Baca juga: Jateng Mulai Bagikan Migor Curah, Ganjar Minta Sistem Distribusinya Perlu Dievaluasi

Baca juga: Polisi Cek Kondisi Jalur Mudik Lebaran di Pekalongan, Keberadaan Rambu Jadi Perhatian

"Sepertinya penyebab ledakan di dalam rumah ini adalah petasan, tapi kami belum bisa menyimpulkan karena Tim Inafis Polres Cilacap sedang bekerja melakukan penyelidikan," katanya. Senin (11/4/2022).

Akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka bakar.

Jamal mengalami luka bakar di kaki kanan dan kiri, Iqbal mengalami luka bakar di jari dan kuku, serta Helmi yang mengalami luka bakar di kaki kanan dan kiri.

Menurut informasi, korban mendapatkan obat petasan dari temannya yang ada di Wangon Kabupaten Banyumas.

Kemudian korban bersama temannya dan juga disaksikan adiknya membuat selongsong petasan sendiri.

Rencananya mereka akan menyalakan petasan saat menyambut Idul Fitri nanti.

Adapun kronologisnya yaitu pada Minggu (10/4/2022) sore sekira pukul 15.30 WIB, Jamal dan Iqbal memasang sumbu sebuah petasan yang sudah diisi bahan peledak,

Keduanya memasang sumbu dengan cara dimasukan dan ditusuk-tusuk menggunakan obeng, yang saat itu juga disaksikan Helmi.

Baca juga: Warga Klumpit Kudus Resah, ‎Galian C yang Pernah Telan Korban Jiwa Beroperasi Lagi

Baca juga: Polisi Cek Kondisi Jalur Mudik Lebaran di Pekalongan, Keberadaan Rambu Jadi Perhatian

Baca juga: Perwira Brimob Polda Sultra Meninggal saat Amankan Aksi Demonstrasi di Kendari

Tiba-tiba petasan meledak secara berurutan sebanyak 2 kali yang kemudian mengakibatkan luka bakar terhadap ketiganya korban.

Iptu Gatot menambahkan bahwa setelah kejadian berlangsung, ketiga korban kemudian dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat.

"Kerugian dalam kejadian ini  yaitu 3 orang mengalami luka bakar dan semua korban sudah di bawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat," tambah Iptu Gatot. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved