Berita Olahraga

Berita Duka dari Ring Tinju, Hero Tito Meninggal Dunia setelah Bertanding di Holywings Sport Show

Promotor tinju Indonesia, Armin Tan membenarkan kabar petinjunya, Hero Tito meninggal dunia.

Editor: Moch Anhar
Dokumentasi Armin Tan
Hero Tito 

TRIBUNMURIA.COM, JAKARTA – Berita duka dari ring tinju nasional.

Petinju Hero Tito meninggal dunia, Kamis (3/3/2022) pukul 16.45 di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading Jakarta.

Promotor tinju Indonesia, Armin Tan membenarkan kabar petinjunya, Hero Tito meninggal dunia.

“Ya, benar, tadi jam 16.45,” kata Armin Tan saat dikonfirmasi Tribunnews mengenai kabar meninggalnya Hero Tito.

Baca juga: Lima Murid Ditemukan Positif Covid-19, Satu Sekolah di Demak Terapkan PJJ

Baca juga: Buka Diklat, Bupati Husein Ibaratkan CPNS di Banyumas Seperti Mobil Seri Keluaran Terbaru

“Malam ini jenazah Hero Tito langsung diantar ke Malang,” sambungnya.

Seperti diketahui, Hero Tito, Minggu malam lalu yang bertanding pada partai tambahan pada ajang Holywings Sport Show harus dilarikan ke rumah sakit lantaran ambruk dan tak sadarkan diri.

Hero Tito mendapatkan pukulan uppercut dari sang lawan James Mokoginta.

Hero pun ambruk pada ronde ketujuh.

Petinju asal Malang itu langsung mendapatkan perawatan serius di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading lantaran mengalami pendarahan di otak dan tak sadarkan diri.

Akan tetapi setelah menjalani operasi, Hero Tito yang belum juga sadarkan diri dan hari ini Hero menutup mata untuk selamanya.

Sebelumnya, Armin Tan sempat mengungkapkan niat mulia Hero Tito bertanding di Holywings Sport Show.

“Dia itu tanding buat cari uang untuk renovasi Rumah, renovasinya belum selesai. Di situ juga ada uang dari saya, tapi tidak semua,” kata Armin saat dihubungi Tribunnews, Senin (28/2/2022).

“Padahal habis tanding di sini, dia dijadwalkan tanding di Australia tapi musibah datang,” sambungnya.

Armin Tan juga mengatakan bahwa Hero Tito tak dianggap sebagai petinjunya, kedekatan yang sudah lama terjalin membuat Armin Tan menganggapnya sebagai adik.

Untuk itu, dirinya rela mengeluarkan banyak biaya guna kesembuhan Hero Tito.

“Saya tidak pernah anggap dia itu petinju, saya anggap adik saya. Tidur di Hotel bareng, sama-sama. Makan di rumah saya sehari tiga kali, dengan anak dekat juga. Jadi harta pun, kalau saya tidak punya uang saya akan jual demi keluarga saya sendiri. Saya tidak kuat melihat dia, saya sampai nangis,” ujar Armin.

Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Wisata di Purbalingga Mayoritas Warga Kaliwungu Kudus, Begini Kata Kades

Baca juga: Ada Kecelakaan Bus Wisata MI Miftahul Maarif, Pengawas Madrasah Kudus Imbau Karyawisata Ditunda

Bahkan pria asal Bangka itu berjanji menanggung kebutuhan keluarganya, khususnya kedua anak Hero Tito apabila takdir berkata lain - sang petinju harus berpulang.

“Saya juga nazar, saya bisikan ke kupingnya, Mas kalau sampean ada apa-apa, anak sampean saya besarkan semua, saya sekolahin semua. Anaknya ada dua,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Hero Tito Akhirnya Menghembuskan Nafas Terakhirnya Sekitar Pukul 16:45 Wib"

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved